PROBLEM PROSES MESIN INJECTION PLASTIK

  • Problem proses produksi

Dalam proses produksi injection plastik tidak selalu berjalan dengan lancar,karena proses produksi tersebut antara material ,mesin ,mold ,pendinginan ,manusia saling berkaitan dengan erat dengan proses kelancaran produksi.
Tetapi hal itu bisa diminimalisir dengan sumber daya manusianya.Dengan sumber daya yang trampil ,cerdas dan kecekatan yang baik produksi bisa berjalan dengan efisien.
Disini saya akan uraikan trouble shoting proses yang biasa terjadi.
Mungkin ini sangat biasa bagi orang yang sudah mahir tentang mesin injection.Tetapi saya berharap artikel ini bermanfaat dan memberi inspirasi buat pendatang baru di dunia persilatan mesin injection.

Langsung saja ke inti nya ya…

Problem Mesin injection

  • Temp barell low buat mesin baru hal ini bisa dideteksi oleh mesin.Tetapi buat mesin berjenggot atau tua hal ini tidak ada sensornya. Temperatur barrel dapat kita ketahui dengan melihat termo kontrol.Bila termokontrol lampu indikator on of nya sudah nyala bergantian berarti temperatur sudah tercapai.Bila nyala ijo terus atau on mengindikasikan pemasangan termocople kendor  atau heater putus dan menyebabkan over heat.Begitu pula kebalikan nya bila lamp merah terus kemungkinanya termo couple putus.Inti dari hal ini bila kita hendak menjalankan mesin hal yang utama kita lihat adalah temperatur barrel.
  • Temperatur oil high suhu temperatur oli standar oli mesin pada waktu kerja adalah 38 °c s.d 50° c. Apabila temperatur oli di atas 50° c heat exchanger atau pendingin oli aliran airnya tidak mengalir dengan lancar.Langkah yang diambil adalah bersihkan strainer atau saringan air pada aluran in setelah selesai mengecek aliran air out pada heat exchanger dengan cara matikan mesin dan tutup kran air in,kemudian lepas selang out di heat exchanger dari nepel.Kemudian buka kran in bila air mengalir lancar berarti sudah bagus bila kurang lancar matikan kran dan bongkar heat exchanger dan bersihkan pipa pipa saluran air didalam heat exchanger menggunakan bor .Bila sudah selesai pasang kembali heat exchanger seperti semula.Hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan tutup heat exchanger jangan terbalik ,bila terbalik mengakibatkan aliran air tidak sempurna.
  • Mold tidak mau high press kejadian mold tidak mau highpress ini kadang kadang terjadi tetapi terkadang salah penanganan.Hal yang pertama dicheck adalah temperatur mold,karena bila temperatur mold terlalu tinggi dapat menyebabkan pemuaian pada guide pin mold dan menjadikan seret sehingga mold tidak mau highpress .Penyebabnya mungkin saliran cooling mampet atau mold menggunakan MTC,bila mold panas karena saluran air mampet maka saluran air cooling mold harus dibersihkan.Minimal dengan menyemprot saluran air,apabila mesin menggunakan mtc maka low press dinaikan.Tekanan low press maksimal adalah 60 kg/cm².Penyebab kedua adalah adanya material asing atau mungkin produk yang tergencet dalam mold.Jadi setelah dipastikan temperatur mold normal baru di pastikan bahwa mold bersih dari benda asing dan bila memakai slider harus posisi home.
  • Screw tidak mau charging atau mundur,penyebabnya biasanya matrial habis,leher hoper kepanasan sehingga material beku di leher hoper,screw backpress terlalu tinggi,material tercampur minyak ,dan bila menggunakan material ps atau as material dalam hoper dryer panas dan banyak serbuk .Untuk mengatasinya silahkan analisa dan coba kembangkan.

 

semua uraian di atas adalah beberapa problem proses yang biasa terjadi dari mesin,jika ada masalah tentang mesin inject yang lebih spesifik silahkan komen dan pasti saya akan berusaha membantu.

One Response

  1. Mau nanya gan, mesin di nyalakan. Langsung keluar alrn tempertur oil over

Leave a Reply